Rabu, 18 Maret 2015

choice

Jika sekarang ada seorang sufi bertanya padamu, apakah itu cinta , bagaimanakah kau akan pernah menjawabnya ?

Jika datang lagi pertanyaan kepadamu , bagaimana kau pelihara dirimu dan jiwamu ? bagaimanakah kau akan menjawabnya,

Nafsumu ? atau cintamu ?

jelas dua hal yang berbeda dan akan selalu nampak sama ,

Kamu akan dengan mudah mengtakan sayang pada wanita, menjalin hubungan dengannya, sedikit menyentuh tangannya kemudian menciumnya, hal yang romantis saya akui itu , jika kamu bertanya apakah itu menyenangkan jawabannya adalah iya , kemudian apakah kamu akan puas, atau yang kamu pilih kamu akan lanjut ke jenjaang berikutnya sedikit meraba tubuhnya kemudian melakukan perzinaan ?

apakah itu tujuan dari semua itu ?

ataukah kau akan bersabar menanti wanita yang akan Allah kirimkan kepadamu, menantinya dan memohonnya dengan dzikir. membentuk keluarga yang baik dan selalu dalam ridhanya, setiap hari yang engkau lalui, inilah hakiki cinta , inilah kemurnian cinta dimana kau akan membelai rambutnya, mencium pipinya dan sesekali menghapus air matanya atau sesekali juga kau bersihkan sisa makanan di dekat mulutnya yang tanpa dia sadari , betapa romantisnya cinta itu cinta yang di balut ikatan suci pernikahan. dan akan selalu ada keridhoan Allah setiap nafasnya.

Semua pilihan ada di tanganmu anak muda.

Memperjuangkan wanita yang jelas akan menyakitimu nantinya karena mungkin dia terlalu sulit untuk dikendalikan atau memperjuangkan wanita yang akan Allah kirimkan nantinya dengan bismillah.

Dia yang akan dengan senang hati menemanimu bangun tengah malam untuk sekedar menghadap tuhanmu kalian bersama bersimpuh kemudian menangis dalam doa karena kerinduan dengan sang pencipta kemudian dalam diam kalian saling mendoakan satu dan yang lainnya. bersma kalian berharap dapat membesarkan calon - calon khalifah di muka bumi Allah ini. bersama kalian berharap untuk bisa mewujudkan impian impian besar negeri ini.

Atau

Kau akan paksakan menikah dengan wanita yang terlalu memperdulikan dunianya , cintamu begitu besar terhadapnya tapi apakah kau ingat bahwa cintamu yang besar itu membutakan dan menghilangkan cintamu terhadap tuhanmu, sang penciptamu, mengaburkan semua impian dan harapanmu, seolah kamu akan hidup kekal dengan cinta itu, wanita itu akan selalu punya alasan ketika kau ajak bangun malam untuk sekedar menghadp tuhanmu, wanita itu akan selalu punya alasan untuk bergaul secara bebas dengan teman teman laki lakinya, dan wanita itu akan selalu menyenangkanmu di sisi dunia dan akan mengfakirkanmu dengan cinta Tuhanmu. keluarga yang akan kamu bangun akan tandus . jauh dari nilai nilai yang islam ajarkan .

kau bebas memillihnya sekarang , yang jelas ketika tuhanmu menjauhkanmu dari dunia dan seisinya bukan berarti dia tidak menyayangimu dia hanya memperhatikanmu dengan sedikit ingin mecobamu, ketahuilah sayangnya tuhan terhadapmu jauh lebih besar dari sayangmu terhadap wanita yang sekarang ada di depan matamu .

Memang menjadi benar itu susah tapi akan jauh lebuh susah ketika kamu merangkak mencari kebaikan setelah kamu terjatuh ke lubang keburukan. Karena Fitrah manusia adalah menjadi baik.

-CEO-




Tidak ada komentar:

Posting Komentar