mengartikan sebuah cinta memang bukanlah perkara mudah, seorang ibu yang dengan tegasnya akan melakukan apapun demi dapat berjumpa dengan anaknya, anak yang sok dewasa ingin untuk belajar lebih dalam tentang kehidupan, mengerti betapa susahnya pertemuan itu tanpa didasari rasa bahwa "ibu anakmu ini yang dulu kau besarkan, kini telah dewasa, bukan saatnya lagi ibu bertanya. nak kamu butuh apa ?,. nak bagaimana keadaanmu disana ?,. nak kalau ada yang kurang bilang ibuk yaa, . kamu tenang tenang aja disana yang penting hatimu senang.,
bukan saatnya lagi bunda , harusnya anakmu ini yang bertanya .
"bunda butuh apa ?,. bunda bagaimana keadaan bunda disana ?,. bunda kalau ada yang kurang bilang ananda ya ,. ibu yang sehat disana , doain ananda sehat terus biar bisa banggain bunda,
cinta bunda memang begitu besar, sebesar gunung seluas samudera, setinggi diagonal batas bawah dan batas atas bumi, tanpa batas. anakmu ini mungkin bukan yang terbaik yang pernah ada, ananda sadar betul bunda, tanpa doa bunda, tanpa sayang bunda, tanpa 'marah-marahnya' bunda, ananda mungkin tidak bisa sampai di kursi ini saat ini, kursi ini bunda, kursi yang ananda pilih sendiri untuk jalan hidup ananda. bunda injinkan ananda memperjuangkannya.. dengan doa bunda tentunya dengan kasih sayang bunda tentunya. hingga pada saatnya ananda akan muncuci kaki bunda sembari berkata "bunda ijinkan anakmu ini mempunyai tanggung jawab lebih" " bunda ijinkan ananda yang mengurus adik adik. bunda hanya perlu masak dan berdandan saja setiap hari, menikmati hari hari bersama ayahanda" sisanya biar ananda yang urus. 23 tahun hidup ananda vcc